Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan
Atribut Tubuh Kamu dan Kaitannya dengan Warung Makan
Rabu, 05 Februari 2014

Jadi ceritanya Ente mau buka warung makan. Dan karena Ente orangnya gak kreatif dalam memilih nama untuk restoran, maka Ente mau menggunakan salah satu atribut tubuh Ente aja untuk nama warung makan Ente. Nah, sebelum Ente mulai secara asal menunjuk salah satu atribut tubuh Ente untuk dijadikan nama, ada baiknya Ente baca dulu artikel ini. Kali ini, MBDC akan memberitahu Ente kaitannya antara atribut tubuh Ente dengan warung makan yang mau Ente buka, karena sesungguhnya atribut tubuh yang akan Ente gunakan itu nantinya akan sangat mewakili makanan yang Ente jajakan!
Kumis
Cocok Untuk: Warung bakso, warung sate
Kumis itu menggambarkan kegarangan dan kelelakian, cocok dengan karakter bakso dan sate. Kenapa? Kalo dalam kasus bakso, karena bakso itu dimakan panas-panas dan cenderung membuat keringat, dan seperti yang Ente tau, keringetan itu cowok banget! Demikian juga dengan sate. Sate itu dibakar dan ini seolah menggambarkan kepribadian lelaki sejati yang gak takut panas.
Gondrong
Cocok Untuk: Warung Nasi Goreng & Mie Goreng
Gondrong itu menggambarkan pribadi yang bebas dan anti kemapanan. Ini tentu sesuai dengan sifat warung nasi goreng & mie goreng yang biasanya bersifat tidak tetap. Warung nasi goreng itu kebanyakan berupa gerobak yang bisa pindah kemana saja dan kapan saja. Sungguh berjiwa bebas dan petualang sejati.
Gendut
Cocok Untuk: Warung Bakso
Lho kok bakso lagi? Ya abisnya gimana. Memang seperti itulah asosiasinya. Seperti yang Ente tau, bakso itu rata-rata bentuknya bulat (kecuali bakso gepeng A Fung). Dan seperti yang Ente tau juga, perut gendut itu bentuknya bulet. Jadi ya gitu deh. Lebih cocok lagi kalo Ente jualannya bakso yang gede-gede itu.
Cakil
Cocok Untuk: Warung yang jual kikil
Kenapa? Soalnya ngerhyme gitu. Asik aja gitu. Bisa buat bikin lagu rap.
Bau
Cocok Untuk: Ente gak cocok buka warung.
Cocoknya jadi tukang sampah.
Nah demikianlah. Menamai warung dengan atribut tubuh Ente itu bukan urusan mudah dan sederhana. Mudah-mudahan dengan adanya artikel ini, Ente bisa terbantu. Amin.

- Cara Bikin Indomie Telor yang Enak Banget Kayak di Warkop
- Tipe Kepribadian Seseorang Dilihat dari Jenis Mie Instan yag Dimakan
- Variasi Mie Instan dan Tingkat Kesulitan Membuatnya
- Makanan yang Harus Ente Hindari saat Kencan Pertama
- Melihat Kepribadian Seseorang Dari Pilihan Makanan Emperannya
Suami Rakam Isteri Lakukan Seks Dengan Anjing
Sabtu, 28 Desember 2013
20 Sep 2013
“Wanita itu melakukan seks dengan anjing sama seperti yang anda boleh bayangkan dilakukan oleh seorang lelaki dengan seorang wanita,” kata Ketua Polis Raeford Franklin Crumpler kepada akhbar Huffington Post.
Ruben Chance James Fox dan isteri, Amber Nicole Fox, masing-masing 23, dihadapkan ke mahkamah kelmarin selepas ditangkap Isnin lalu.
Mereka berdepan dengan tuduhan melakukan seks dengan haiwan dan bersekongkol untuk mengedarkan bahan lucah. Amber juga berdepan dengan tuduhan tambahan - melakukan jenayah yang bertentangan dengan tabiat semula jadi.
Kelompok Humane Society mendedahkan perbuatan suami isteri itu kepada unit cybercrime Polis Fairfax County (unit jenayah siber)di Virginia yang kemudian menghubungi pemerintah Raeford setelah alamat IP komputer pelaku mengaitkan pasangan itu dengan video tersebut.
Bekas pemburu komunis tiada dendam dengan Chin Peng
Kamis, 26 Desember 2013
OLEH EILEEN NG dan DIYANA IBRAHIM September 16, 2013
“Saya kehilangan rakan yang dulunya merupakan musuh namun dari situ bermulalah persahabatan kami, moga rakan saya bersemadi dengan aman,” kata Yuen dalam reaksinya mengenai kematian Chin Peng pagi tadi atau nama sebenarnya Ong Boon Hua.
Perjanjian Damai Haadyai 1989 antara Malaysia dan Parti Komunis Malaya (PKM) menyaksikan pembubaran parti itu setelah konflik yang berlarutan hampir berdekad lamanya.
Selepas menandatangani perjanjian tersebut di Haadyai Thailand, Yuen dan Chin Peng ketika itu dilihat bergurau sesama sendiri serta mengejutkan wartawan yang hadir membuat liputan pada waktu itu.
Salah seorang dari wartawan bertanyakan kepada Yuen setelah sekian lama memburu komunis menghapuskan gerakan itu tidakkah beliau mempunyai perasaan benci terhadap Chin Peng.
“Ketika itu saya menoleh ke Chin Peng dan bertanya padanya adakah dia mahu saya menjawab soalan tersebut bagaimanapun dia meminta saya menjawab soalan itu.
“Saya berkata kami pernah cuba membunuh sesama sendiri sebelum ini namun hari ini kami masih bernyawa dan berada di Haadyai, jadi wujudkah kebencian itu,” katanya kepada The Malaysian Insider.
“Apabila usia kami meningkat maka timbullah perasaan hormat itulah pengertian kematangan
“Ketika kami masih muda, kami menentang sesama sendiri kerana perbezaan ideologi namun apabila perjanjian ini ditandatangani kami lebih memahami diri masing-masing,” katanya.
Sementara, bekas Ketua Pengarang Kumpulan Akhbar News Strait Times Press (NSTP) Datuk A Kadir Jasin yang turut menyaksikan perjanjian bersejarah di Haadhaadyaiyai pada tahun 1989 mengatakan Malaysia tidak dapat melupakan kekejaman Chin Peng.
“Sentimen rakyat Malaysia ini yang masih kuat tidak mahu menerima Chin Peng kembali di negara ini, mereka tidak dapat melupakan kesusahan dan penderitaan apa yang dilakukan Parti Komunis Malaya,” katanya.
Apabila ditanya adakah wajar membawa pulang Chin Peng untuk dikebumikan di Malaysia, Kadir berkata ia terpulang kepada pertimbangan rakyat dan kerajaan.
“Wajar atau tidak biarlah yang menjawabnya rakyat dan kerajaan, sekiranya rakyat boleh meaafkan Ching Peng maka kerajaan juga harus akur membawa pulang, namun jika sebaliknya, maka terima saja keputusan itu,” katanya. – 16 September, 2013.The Malaysian Insider
Alternatif Cara Nonton TV Indonesia dengan Device Android Tanpa Install Adobe Flash Player
Minggu, 08 Desember 2013
Apakah device android anda tidak suport Adobe Flash Player (biasanya yang layar HVGA dengan prossesor ARMV6) ?
Apakah anda ingin nonton tv indonesia favorit anda dengan device android anda ?
Apakah anda sudah pernah baca artikel Nonton Mytrans Dan Indotv Dengan Samsung Galaxy Ace (Install Adobe Flash Player Pada Samsung Galaxy Ace) (klik disini untuk membaca) tapi takut kalau harus dirooting
Kalau begitu anda datang ke website yang tepat :)
Disini saya akan jelaskan Cara nonton tv indonesia tanpa harus menginstal adobe flash player (tentunya tanpa rooting)
Persiapan :
1. Aplikasi Moboplayer bisa di download di play store (jangan lupa download codec-nya juga)
2. Koneksi internet yang memadai. Saya sarankan untuk menggunakan Wi-fi
Cara nonton tv indonesia tanpa harus menginstal adobe flash player
1. Buka Browser anda kemudian klik link ini (silahkan di bookmark link-nya)
2. Pilih indonesia chanel 1
3. Anda akan diberikan pilihan beberapa tv lokal seperti, RCTI, Indosiar, Trans TV, Trans 7, etc
4. Setelah anda memilih salah satu channel TV lokal tersebut maka akan muncul tampilan "Aksi lengkap memakai" pilih mobo player
5. Selamat menikmati ..
Terima Kasih sudah mengunjungi Sebatian Dika Official Website
Incoming Search :
Nonton TV indonesia di HP android
Streaming android tanpa Adobe Flash Player
cara pasang flash pada android armv6
nonton tv android tanpa rooting
cara nonton tv di android tanpa adobe flash player
nonton mytrans tanpa adobe flash player
RCTI di hp android
live streaming on android without adobe flash player
TV di hp android
mytrans yang tidak menggunkan flash player
Alternatif Cara Nonton TV Indonesia dengan Android Tanpa Install Adobe Flash Player
Install indotv tanpa flash
Nonton tv di samsung galaxy ace
nonton tv di samsung galaxy gio
nonton tv di samsung galaxy fit
nonton tv di samsung galaxy mini
nonton tv di samsung galaxy Y
adobe flash player untuk android armv6
Inilah Masjid dengan Kisah ‘Lubang yang Menuju Mekkah’
Senin, 02 Desember 2013
Masjid Agung Keraton Buton di Sulawesi Tenggara, merupakan peninggalan Kerajaan Islam Buton. Masjid ini punya kisah mengenai ‘lubang yang menuju Mekkah’. Penasaran?Masjid Agung Keraton Buton juga dikenal sebagai Masjid Agung Wolio. Masjid ini berada di Kota Bau-bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.
Bila melihat sekilas, masjid ini tampak biasa saja. Dengan bentuk persegi panjang, masjid tertua di Sulawesi Tenggara ini memiliki arsitektur yang sederhana. Tidak seperti Masjid Istiqlal di Jakarta atau Masjid Dian Al Mahri (Kubah Emas) yang memiliki bentuk bangunan yang megah.
Masjid yang sudah mengalami pemugaran sejak pemerintahan Sultan Buton ke-37 pada tahun 1930 ini memiliki 12 pintu di keempat sisinya dan 12 jendela di bagian atas. Maksud dari jumlah pintu dan jendela tersebut adalah menyesuaikan dengan jumlah pintu pada Benteng Wolio yang juga berjumlah 12.
Ya, dari luar masjid ini memang terlihat biasa saja. Namun, bila Anda masuk ke dalamnya ada yang mencengankan dan membuat mulut Anda mengucap “Subhanallah”. Seperti dilansir situs resmi Pariwista Indonesia, Senin (23/7/2012), di dalam masjid agung ini terdapat pusena (pusatnya bumi) yang konon kisahnya sering terdengar suara azan dari Mekkah, Arab Saudi. Pusena ini berbentuk lubang yang berada tepat di belakang Mihrab.
sumber
Dialog Arwah Osama Bin Laden Dengan Paranormal Abdul Qadir Awami
Senin, 25 November 2013
Tewasnya Usamah bin Ladin masih menjadi pembahasan di Pakistan. Mulai dari pembahasan serius yang melibatkan banyak analis teror dan keamanan, hingga ke pembahasan ringan yang penuh humor. Seperti yang ditulis oleh salah satu kolumnis senior harian terkemuka di Pakistan, Dawn, Nadeem F Paracha. Dia menulis artikel dalam bentuk wawancara tanya jawab, mengulas soal tewasnya Usamah.

Yang membuat artikel ini unik adalah, Paracha membuatnya jadi semacam wawancara imajiner antara Usamah dengan paranormal yang bisa berkomunikasi dengannya. Berikut kutipan artikel berjudul ‘Dead Man and The Sea’ yang mendapat ratusan tanggapan itu:
Kami meminta bantuan cenayang Abdul Qadir Awami Badami untuk menghubungkan kami dengan roh Usamah bin Ladin. Kami ingin bertanya pada Usamah, apa sebenarnya yang terjadi di malam penyergapan oleh US Navy SEALS di Abbottabad itu.
Abdul Qadir Awami Badami (AQAB): Usamah, bisakah Anda mendengar saya?
Usamah bin Ladin: Ya..ya.. Di mana saya?
AQAB: Anda ada di dasar laut Usamah
Usamah: Laut? Oh pantas.. di sini banyak ikan. Apakah saya sudah meninggal?
AQAB: Ya, sepertinya
Usamah: Hmm.. Bagaimana saya bisa meninggal?
AQAB: Kami berharap Anda yang bisa menceritakan itu pada kami…
Usamah: Yang saya ingat saat itu hari sudah malam. Saya menunggu pesuruh saya membawa makan malam. Lalu saya mendengar suara helikopter. Saya kira itu pesuruh saya membawa makan malam. Mungkin dia ada rencana membuat pesta kejutan untuk saya. Saya tentu saja senang kalau itu benar. Tapi…

AQAB: Pesuruh Anda kerap membawakan makan malam?
Usamah: Ya..ya.. Saban Senin dan Selasa dia membawa Biryani. Rabu dia membeli ayam chowmein. Kamis steak. Sabtu dan Ahad kami makan sayuran.
AQAB: Loh Jumat makan apa?
Usamah: Oh Jumat saya yang memasak. Istri saya pandai memasak jadi kami makan malam bersama-sama.
AQAB: Oh begitu. Jadi mereka tahu Anda bersembunyi di Abbottabad?
Usamah: Loh tentu saja. Kan mereka istri saya!
AQAB: Bukan, maksud kami, pesuruh itu. Apakah dia tahu Anda Usamah?
Usamah: Oh.. saya kira. Tidak. Menurut mereka, saya hanyalah pebisnis Arab yang berurusan dengan peternakan unta dan ekspor impor.
AQAB: Betulkah? Mereka tidak mencek lagi profil Anda?
Usamah: Mereka tidak bisa mendeteksi saya. Oh tadi Anda katakan saya bersembunyi.
AQAB: Ya. Bukankah betul Anda bersembunyi?
Usamah: Tidak sama sekali!
AQAB: Kalau tidak bersembunyi, kok pemerintah AS butuh waktu 10 tahun menemukan Anda?
Usamah: Ah.. Pemerintah AS itu bodoh. Mereka tak tahu apa-apa soal gua.
AQAB: Tapi Anda kan tidak sedang bersembunyi di gua!
Usamah: Ah teman, saya beritahu ya.. Seluruh Pakistan itu seperti satu gua yang besar.
AQAB: Kalau begitu, apakah orang-orang Pakistan tahu Anda bersembunyi di negara mereka selama ini?
Usamah: Teman.. Mereka bukan orang Pakistan kalau mereka tidak tahu.. Hehe..
AQAB: Ceritakan pada kami tentang persembunyian Anda di Pakistan
Usamah: Di Pakistan mengingatkan saya akan rumah
AQAB: Arab Saudi maksudnya?
Usamah: Bukan, Afghanistan. Hanya saja Pakistan lebih baik karena banyak mobil dan lift.
AQAB: Tapi Anda kan warga Saudi
Usamah: Pertama-tama saya adalah Muslim.
AQAB: Anda adalah Alqaidah. Anda dan Taliban, rekan Anda, telah membunuh ribuan warga Pakistan yang beragama Muslim. Bagaimana Anda menanggapi hal ini.
Usamah: Mereka (korban) adalah Muslim yang buruk.
AQAB: Anda terdengar seperti George W Bush.
Usamah: Ah.. Bush. Dia memang mitra bisnis yang baik. Tapi ini penggantinya, Obama ternyata sosok yang berbeda.
AQAB: Beda? Maksudnya? Dalam kebijakan dan strategi?
Usamah: Oh tidak. Maksud saya beda dalam warna. Obama kan hitam.
AQAB: Tapi dia tetap manusia!
AQAB: Amerika telah mengubur Anda di laut
Usamah: Wah kok bisa? Apakah Obama sudah masuk Islam? Saya terkejut, kok Amerika tahu kelompok kami tak ingin dikubur dengan penanda. Tapi saya cukup senang dikubur di laut. Sebab kalau tidak, pasti akan ada prasasti besar di makam saya, dan orang-orang akan datang untuk memujanya.
AQAB: Anda senang terhadap apa yang Obama lakukan pada Anda?
Usamah: Oh ya! Tapi minus tembakan di kepala saya ya.
AQAB: Oh jadi Anda ingat Anda ditembak di kepala?
Usamah: Well yang saya ingat sih saya tiba-tiba kena sakit kepala yang amat sangat. Tahu-tahu kepala saya sudah bolong.
AQAB: Apakah Pakistan terlibat dalam pembunuhan Anda?
Usamah: Well, ya. Setidaknya mereka menunda mengantar makan malam saya saat itu. Jadi saya tertembak dalam kondisi perut kosong. Sial!
AQAB: Jadi Pakistan tahu di mana Anda bersembunyi?
Usamah: Wah orang Pakistan saja tidak tahu di mana mereka berada. Apalagi saya. Eh..Apa kata media-media di Pakistan?
AQAB: Beberapa pembawa beritanya tampak terkejut dan sedih.
Usamah: Oh ya. Beberapa dari mereka pernah bekerja sebagai tukang masak dan tukang pijit saya.
(Sumber)
Seperti diberitakan jasad Osama bin Laden di larung oleh tentara Amerika di lautan
Kami meminta bantuan cenayang Abdul Qadir Awami Badami untuk menghubungkan kami dengan roh Usamah bin Ladin. Kami ingin bertanya pada Usamah, apa sebenarnya yang terjadi di malam penyergapan oleh US Navy SEALS di Abbottabad itu.
Abdul Qadir Awami Badami (AQAB): Usamah, bisakah Anda mendengar saya?
Usamah bin Ladin: Ya..ya.. Di mana saya?
AQAB: Anda ada di dasar laut Usamah
Usamah: Laut? Oh pantas.. di sini banyak ikan. Apakah saya sudah meninggal?
AQAB: Ya, sepertinya
Usamah: Hmm.. Bagaimana saya bisa meninggal?
AQAB: Kami berharap Anda yang bisa menceritakan itu pada kami…
Usamah: Yang saya ingat saat itu hari sudah malam. Saya menunggu pesuruh saya membawa makan malam. Lalu saya mendengar suara helikopter. Saya kira itu pesuruh saya membawa makan malam. Mungkin dia ada rencana membuat pesta kejutan untuk saya. Saya tentu saja senang kalau itu benar. Tapi…
Betapa kagetnya para penduduk Bikini Bottom kedatangan paket kiriman dari atas laut, penghuni baru di kampung mereka
Usamah: Ya..ya.. Saban Senin dan Selasa dia membawa Biryani. Rabu dia membeli ayam chowmein. Kamis steak. Sabtu dan Ahad kami makan sayuran.
AQAB: Loh Jumat makan apa?
Usamah: Oh Jumat saya yang memasak. Istri saya pandai memasak jadi kami makan malam bersama-sama.
AQAB: Oh begitu. Jadi mereka tahu Anda bersembunyi di Abbottabad?
Usamah: Loh tentu saja. Kan mereka istri saya!
AQAB: Bukan, maksud kami, pesuruh itu. Apakah dia tahu Anda Usamah?
Usamah: Oh.. saya kira. Tidak. Menurut mereka, saya hanyalah pebisnis Arab yang berurusan dengan peternakan unta dan ekspor impor.
AQAB: Betulkah? Mereka tidak mencek lagi profil Anda?
Usamah: Mereka tidak bisa mendeteksi saya. Oh tadi Anda katakan saya bersembunyi.
AQAB: Ya. Bukankah betul Anda bersembunyi?
Usamah: Tidak sama sekali!
AQAB: Kalau tidak bersembunyi, kok pemerintah AS butuh waktu 10 tahun menemukan Anda?
Usamah: Ah.. Pemerintah AS itu bodoh. Mereka tak tahu apa-apa soal gua.
AQAB: Tapi Anda kan tidak sedang bersembunyi di gua!
Usamah: Ah teman, saya beritahu ya.. Seluruh Pakistan itu seperti satu gua yang besar.
AQAB: Kalau begitu, apakah orang-orang Pakistan tahu Anda bersembunyi di negara mereka selama ini?
Usamah: Teman.. Mereka bukan orang Pakistan kalau mereka tidak tahu.. Hehe..
AQAB: Ceritakan pada kami tentang persembunyian Anda di Pakistan
Usamah: Di Pakistan mengingatkan saya akan rumah
AQAB: Arab Saudi maksudnya?
Usamah: Bukan, Afghanistan. Hanya saja Pakistan lebih baik karena banyak mobil dan lift.
AQAB: Tapi Anda kan warga Saudi
Usamah: Pertama-tama saya adalah Muslim.
AQAB: Anda adalah Alqaidah. Anda dan Taliban, rekan Anda, telah membunuh ribuan warga Pakistan yang beragama Muslim. Bagaimana Anda menanggapi hal ini.
Usamah: Mereka (korban) adalah Muslim yang buruk.
AQAB: Anda terdengar seperti George W Bush.
Usamah: Ah.. Bush. Dia memang mitra bisnis yang baik. Tapi ini penggantinya, Obama ternyata sosok yang berbeda.
AQAB: Beda? Maksudnya? Dalam kebijakan dan strategi?
Usamah: Oh tidak. Maksud saya beda dalam warna. Obama kan hitam.
AQAB: Tapi dia tetap manusia!
AQAB: Amerika telah mengubur Anda di laut
Usamah: Wah kok bisa? Apakah Obama sudah masuk Islam? Saya terkejut, kok Amerika tahu kelompok kami tak ingin dikubur dengan penanda. Tapi saya cukup senang dikubur di laut. Sebab kalau tidak, pasti akan ada prasasti besar di makam saya, dan orang-orang akan datang untuk memujanya.
AQAB: Anda senang terhadap apa yang Obama lakukan pada Anda?
Usamah: Oh ya! Tapi minus tembakan di kepala saya ya.
AQAB: Oh jadi Anda ingat Anda ditembak di kepala?
Usamah: Well yang saya ingat sih saya tiba-tiba kena sakit kepala yang amat sangat. Tahu-tahu kepala saya sudah bolong.
AQAB: Apakah Pakistan terlibat dalam pembunuhan Anda?
Usamah: Well, ya. Setidaknya mereka menunda mengantar makan malam saya saat itu. Jadi saya tertembak dalam kondisi perut kosong. Sial!
AQAB: Jadi Pakistan tahu di mana Anda bersembunyi?
Usamah: Wah orang Pakistan saja tidak tahu di mana mereka berada. Apalagi saya. Eh..Apa kata media-media di Pakistan?
AQAB: Beberapa pembawa beritanya tampak terkejut dan sedih.
Usamah: Oh ya. Beberapa dari mereka pernah bekerja sebagai tukang masak dan tukang pijit saya.
(Sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)